-->

TERKINI

TERKINI

TV

FEATURES

BERITA TERBARU

Saturday, June 25, 2022

Kapolresta Deli Serdang Pimpin Upacara Pengukuhan Wakapolresta Deli Serdang


METROZ.ID , DELI SERDANG - Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Irsan Sinuhaji, SIK, MH memimpin upacara Pengukuhan Wakapolresta Deli Serdang AKBP Agus Sugiyarso, SIK yang Bertempat di Aula terbuka Polresta Deli Serdang, Jumat (24/6/2022).

Sepeninggal Wakapolresta Deli Serdang yang lama yakni Kombes Pol Julianto P. Sirait, SIK yang bertolak ke Manado yang mendapat promosi jabatan menjadi Kapolresta Manado pada Desember 2021 lalu, jabatan Wakapolresta Deli Serdang sempat kosong beberapa bulan.

Dan pada 20 Juni 2022 ini berdasarkan Surat Telegram Kapolri no ST/1216/VI/Kep/2022, AKBP Agus Sugiyarso, SIK dikukuhkan menjadi Wakapolresta Deli Serdang.

Dalam sambutannya Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Irsan Sinuhaji, SIK, MH menyampaikan kepada pejabat Wakapolresta yang baru AKBP Agus Sugiyarso, SIK, " Selamat atas dikukuhkannya Bapak Wakapolresta Deli Serdang  AKBP Agus Sugiyarso, SIK, selanjutnya agar segera beradaptasi dengan lingkungan tempat tugas yang baru, dan dapat mengimplementasikan kinerja yang baik di Polresta Deli Serdang,” ungkapnya

Kegiatan Serah Terima Jabatan dihadiri oleh para Kabag, Kasat, Kasi, Kapolsek dan seluruh perwira dan bintara Polresta Deli Serdang dan selama Pelaksanaan Acara serah terima jabatan berjalan dengan aman lancar serta tertib.(Um)

Friday, June 24, 2022

Masyarakat Apresiasi Kepada Densus 88 Yang Berhasil Tangkap Kelompok JAD


METROZ.ID , JAKARTA - Densus 88 berhasil tangkap tiga tersangka tindak pidana terorisme yang ditangkap di Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Mereka merupakan anggota kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD). Dua dari tiga tersangka yang ditangkap di Bima, NTB, pada Minggu (19/6) merupakan mantan narapidana terorisme (napiter). 
 
Kordinator LAKSI Azmi Hidzaqi dalam keterangan tertulis nya mengatakan bahwa JAD merupakan salah satu dari tujuh kelompok terorisme yang diawasi pemerintah. Oleh karena itu maka kita patut memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran kepolisian republik Indonesia. Lewat Detasemen khusus (Densus) 88 anti teror, peranan densus 88 telah berulang kali berhasil  menggagalkan rencana aksi terorisme yang berpotensi membahayakan negara. Densus 88 Polri selalu tampil di garda depan dalam melakukan pengawasan dan penindakan terhadap kelompok terorisme, sehingga ancaman terhadap negara kesatuan republik Indonesia dari gerakan kelompok terorisme dan radikalisme dapat di antisipasi. 

Keberhasilan kinerja ini tidak luput dari kemampuan densus 88 yang semakin profesional dalam bidang terorisme, sepanjang tahun 2020, Densus 88 Antiteror Polri telah berhasil menangkap sebanyak 118 orang tersangka tindak pidana terorisme dari kelompok ini. Di tahun 2021 ada 8 orang yang ditangkap. menurut informasi  kelompok militan ini dilaporkan memiliki keterkaitan dengan peristiwa pengeboman di Surabaya (Jawa Timur) tahun 2018 dan pengeboman di Gereja Makassar (Sulawesi Selatan) tahun 2021.

Kami juga mengajak masyarakat untuk saling bekerja sama dalam mendukung program BNPT dan Densus 88 agar dapat menumpas terorisme secara masif hingga akar. Himbauan dan sosialisasi dari BNPT dan Densus 88 harus terus dilakukan agar masyarakat tetap waspada dengan berbagai upaya pencucian otak melalui media sosial, agar tidak terpengaruh dengan paham radikal. Oleh karena itu, pemahaman  masyarakat penting untuk membantu negara dalam memerangi terorisme di Indonesia.(Azmi)





*Azmi. Hidzaqi*
*Kordinator LAKSI*
*Lembaga Advokasi Kajian Strategis Indonesia*

Dua Bangunan Kelurahan Helvetia Timur Diduga Tidak Ada IMB


METROZ.ID , MEDAN - Dua unit bangunan dilokasi berbeda di kelurahan Helvetia Timur mulai disoroti. Pihak Kecamatan Medan Helvetia dan Kelurahan Helvetia Timur pun mulai menyurati kedua bangunan perumahan tempat tinggal yang ada di Jalan Persatuan (depan Masjid Al Raudah) dan bangunan di Jalan Penampungan.(24/6/22)

Lurah Helvetia Timur, Teguh saat di konfirmasi wartawan mengaku bahwa dirinya hanya mengetahui jika perumahan di Jalan Persatuan (Depan Masjid Al Raudah) hanya rehab, namun di lapangan pembangunan bukan hanya rehab namun ada penambahan luas bangunan dan tinggi bangunan.

"Kemarin saya dapat info dari Kepling hanya rehap biasa bag, memperbaiki yang rusak, namun ketika dicek kelokasi ternyata berbeda dan  penambahan luas serta tinggi bangunan", ujar Teguh.

Lurah Helvetia Timur ini pun mengatakan sudah menyurati pemilik rumah agar segera mengurus Izin Mendirikan Bangunan terlebih dahulu."Saya harapkan bangunan itu dihentikan dulu sampai ada IMB nya", ujar Lurah.

Diketahui selain Lurah Helvetia Timur, Pihak trantib Kecamatan diketahui juga telah menyurati pemilik rumah.

Sementara Kadis PKPR Kota Medan, Endr Lubis saat dikonfirmasi via WA mengatakan akan menurunkan anggota nya untuk mengecek kelokasi di dua lokasi perumahan berbeda yang di duga tidak ada memiliki IMB.

"Trims Infonya, besok saya perintahkan anggota cek kelokasi,"tulis mantan Kadis Sosial ini melalui pesan WA pribadinya.

Terpisah anggota komisi 4 DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, Ssos saat dikonfirmasi terkait keberadaan bangunan yang diduga tidak memiliki IMB mengatakan agar pemilik bangunan mengurus Izin Bangunan sebelum membangun karena ada aturan yang mengatur dan merupakan Pendapatan Asli Daerah buat pemerintah kota Medan.

"Saya tadi sudah menyuruh tim turun kelokasi dan saya juga sudah berkoordinasi dengan pihak perizinan satu pintu dan dinas Perkim (DPKPPR) Kota Medan terkait masalah bangunan di Dua lokasi di kelurahan Helvetia Timur Kecamatan Medan Helvetia tersebut", pungkas Anggota Legislatif yang duduk di komisi 4 DPRD Kota Medan saat ini.(Fir/Joe)

Haris Kelana Damanik Angkat Bicara Terkait Bangunan Liar Berdiri Permanen Di Tanjung Mulia


METROZ.ID , MEDAN - Ketua Komisi 4 DPRD Kota Medan dari Fraksi Gerindra Haris Kelana Damanik angkat bicara Terkait Dugaan Bangunan Liar permanen yang Berada di Jalan KL Yos Sudarso, Gg Mesjid Lk 10 Kelurahan Tj Mulia, Kecamatan Medan Deli. Diduga pula tanpa ada plang Surat Izin Mendirikan Bangunan (SIMB), Jum'at 24 Juni 2022.

Dikutip dari nomor surat dari Pemerintah Kota Medan, Kecamatan Medan Deli no.640/499 Perihal Himbauan Pemberhentian Pekerjaan Bangunan Tanpa IMB kepada Saudara/Saudari Pemilik Bangunan/Alung JL. KL Yos Sudarso GG.Mesjid Lingkungan 10, Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli.

Atas Dasar Perwal no.40 Tahun 2014, Keputusan Wali Kota Medan no.34 Tahun 2022, Instruksi Wali Kota Medan no. 141/079/INS/2001 Tanggal 9 Februari 2021 Tentang Tugas dan Tanggung Jawab Kecamatan Dalam Rangka Pemberdayaan Kecamatan.
Surat Perintah Wali Kota Medan No.800/11785 Tanggal 5 Juli 2022 pada point satu (1) agar tidak membangun bangunan tanpa izin membangun dari Pemko Medan.

Seperti Investigasi langsung di lapangan terlihat bangunan gudang yang kokoh berdiri megah diantara gudang lainnya.

Saat awak media menanyakan tentang permasalahan ini kepada Ketua Komisi 4 DPRD Kota Medan Haris Maulana Damanik, melalui pesan singkat WhatsApp akan segera di sidak dan pihak camat Medan Deli sudah dihubungi ungkapnya.

Sementara berita sebelumnya, Kelurahan Tanjung Mulia saat dikonfirmasi menjelaskan, pihaknya sudah pernah membuat larangan atas bangunan tersebut dan sudah menyurati.

"Kami sudah pernah membuat Larangan atas bangunan itu, namun itu semua wewenang dari Satpol PP dan kami juga sudah Surati ke Kantor wilayah Kecamatan Medan Deli, namun sampai sekarang tak ada jawaban", Kata Lurah Tanjung Mulia Lina. 

Terpisah, ketika dikonfirmasi Camat Medan Deli Fery Suheri, mengatakan akan menanyakan ke pihak kelurahan, "nanti ya saya tanya lurah", pungkasnya balik kepada awak media ini yang sedang bertugas.(Joe)

Harapan ingin Bertemu Pejuang Dhuafa ahirnya Terwujud. : Ibu Sumarni Pengerajin Batik


METROZ.ID , MEDAN - Melalui Media sosial  ibu Sumarni 58 tahun , Seorang Janda yang menghidupi 3 anak   Pengerajin Batik  upahan ini ahirnya dapat Bertemu Sang Pejuang Dhuafa Kombes Pol .Ikhwan SH.MH.  di kediamannya jalan Mak mur , GG. Anggrek 13. Desa Tembung , Kab. Deli Serdang , Sumatra Utara .pada Jum at .( 24/6/2022 ).


Melangkah dengan Niat nya melaksanakan rutinitas  Kegiatan Jum at Barokah bersama Komunitas Sedekah Jum at .( Ksj ) .Sang Pejuang Dhuafa Kombes Pol Ikhwan SH.MH.  Memenuhi Harapan Ibu Sumarni yang mengidola kan Sang pejuang Dhuafa serta ingin bertemu Sosok  baik hati ini. 

Harapan Ibu Sumarni si Pengerajin Batik yang berpenghasilan 17 ribu per hari ini , Di layangkan Lewat sebuah pemberitaan media masa dan media sosial ( medsos ) hingga sampai terdengar langsung oleh Sosok Pendiri Ksj tersebut .

Melalui Laporan Orang khususnya Kombes Pol .Ikhwan  menanggapi dan memenuhi keinginan ibu Viral ini, hingga Pada Jum at Pagi Mereka pun Bertemu . 

Ibu Sumarni ( 58 ) menjelaskan "  Saya Sangat Berterimakasih kepada Sosok sang Pejuang Dhuafa , ini menjadi Semangat bagi saya agar bisa dapat terus bekerja dalam menghidupi 3 putra dan putri saya walau dengan hasil apa adanya ,  Ternyata Memang Benar yang di katakan orang orang termasuk Wartawan yang mengatakan Sang Pejuang Dhuafa adalah orang yang baik juga peduli, kepada para orang orang miskin seperti kami ini.  Rasa penasaran saya hari ini terjawab ,  terbukti di kedatangan nya ke kediaman saya yang becek dan jalanya hanya setapak di tengah persawahan  yang ada di dalam kampung  yang  mungkin para pejabat mana pun tidak akan mau melangkah kemari , namun saya melihat  dengan gagah langkah sosok bapak ini tidak ragu.  Ungkap nya sambil mengagumi Sang pejuang Dhuafa.

Sementara Sang Pejuang Dhuafa Kombes Pol .Ikhwan SH.MH.  Yang di Dampingi Pengurus KSJ Pusat dan KSJ  Desa Tembung. Menjelaskan "  Hari ini Banyak sisi harapan yang saya lihat dari kunjungan Terhadap Ibu Sumarni si Pengerajin Batik.  Pantauan Saya Ia memiliki Anak  perempuan yang Sangat berprestasi di pendidikanya ,  Bersekolah di sekolah suasta namun tidak pernah Membayar Uang sekolah di karnakan selalu menjadi Juara Umum dan mendapat kan Biasiwa  sejak Menengah pertama hingga menengah atas ,   Selalu membantu orang tuanya dan rajin beribadah , mungkin menurut saya harus ada orang tua asuh untuk Kurnia yang sekarang masih di bangku kelas 1 SMA ,Agar apa yang di cita citakan bisa tercapai ,  Saya ketahui  Hidup Ibu Sumarni bersama 3 anak nya ini sangat memprihatinkan , dengan pedapatan 17 ribu perhari sebagai pengerajin Batik Upahan , hanya cukup buat makan sekali , dalam sehari , bahkan Dirinya belum pernah mendapat bantuan apa pun dari Pemerintah ,  Saya kawati harapan dan cita cita anak anak nya akan kandas di Tengah jalan .  Harapan saya kepada kita yang peduli Agar bisa membantu meringankan beban mereka , semoga Kita semua dapat membantu mereka yang mungkin saja ada di daerah lainya . 

Sosok Ibu Sumarni ini Sebagai Contoh Betapa Kekuatan dan cinta seorang ibu Kepada anak anak nya dapat menjadi tiang  pegangan kepada para anak . Dengan kegigihanya  dirinya rela mengorbankan apa saja demi harapan dan cita cita anak anak nya . Pungkas nya . (Boim)

Polresta Deli Serdang Gelar Baksos Religi, Bansos Dan Penyerahan Kunci Bedah Rumah Jelang Hari Bhayangkara Ke 76


METROZ.ID , DELI SERDANG - Polresta Deli Serdang menggelar Bakti Sosial (baksos) religi, bantuan sosial (Bansos) dan Penyerahan kunci bedah rumah dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke-76, Kamis (23/06/2022) 

Kegiatan tersebut di awali dengan kegiatan Zoom Meeting yang dipimpin langsung oleh Wakapolda Sumut Brigjen Pol Dr. H. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si.

Dalam pelaksanaan Zoom meeting Baksos Religi dan Bansos tersebut, Polresta Deli Serdang mengikuti tersebut di dua tempat berbeda  yakni di Mesjid Taqwa Muhammadyah Kecamatan. Lubuk Pakam Kabupaten.Deli Serdang dan di halaman  rumah bedah Jalan Bhakti II Gg Tali air desa sekip Kecamatan Lubuk Pakam Kabupsten Deli Serdang.

Pada pelaksanaan zoom meeting tersebut dihadiri oleh Wakapolresta Deli Serdang AKBP Agus Sugiyarso, SIK, Kabag Log Polresta Deli Serdang Kompol Sudaryanto, Kabag SDM Polresta Deli Serdang Kompol Dr Srimin Pinem, SH,MKN , Para PJU Polresta Deli Serdang Kepala desa sekip Kec Lubuk Pakam, Kadus dusun Bakti  II, Para Tokoh Adat,Tokoh Agama, Tokoh Pemuda,dan Tokoh masyarakat Kabupaten Deli Serdang, BKM / Marbot Masjid se Kec.Lubuk Pakam yg menerima bansos dan Bapak Razali pemilik Rumah bedah.

Usai kegiatan zoom meeting, Wakapolresta Deli Serdang AKBP Agus Sugiyarso, SIK bersama para PJU Polresta Deli Serdang menyerahkan bantuan berupa sembako kepada 60 orang  pengurus BKM / Marbot Masjid se-Kec.Lubuk Pakam di mesjid Taqwa Kec.Lubuk Pakam Kab.Deli Serdang.

Di tempat terpisah, Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Irsan Sinuhaji, SIK, MH yang diwakili oleh Kasat Samapta Polresta Deli Serdang Kompol Bulat Panjaitan, SH juga  menyerahkan bantuan paket sembako kepada pemilik rumah bedah yakni Bapak Razali beserta pekerja tukang rumah bedah tersebut.

Kegiatan mengikuti zoom meeting untuk sejajaran Polda Sumut kembali berlanjut pada  sore harinya, di Halaman rumah bedah Jalan Bhakti II Gg Tali air desa sekip Kec. Lubuk Pakam Kab.Deli Serdang,   Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Irsan Sinuhaji, SIK, MH didampingi Wakapolresta Deli Serdang AKBP Agus Sugiyarso, SIK, hadir langsung mengikuti zoom meeting yang dipimpin oleh Kapolda Sumut Irjen Pol Drs.RZ Panca Putra Simanjuntak, M.Si.

Hingga di penghujung acara kegiatan Pengguntingan pita dan  Penyerahan kunci Rumah bedah diserahkan langsung oleh Kapolresta Deli Serdang kepada pemilik rumah Bapak Razali di Jalan Bhakti II Gg Tali air desa sekip Kec. Lubuk Pakam Kab.Deli Serdang, 

Begitu jelas terdengar suara tersedak haru dari Bapak Razali saat mengucapkan Terimakasih nya   
sambil menjabat erat tangan Kapolresta Deli Serdang " Terimakasih saya ucapkan kepada Bapak Kapolda Sumut dan  Bapak Kapolresta Deli Serdang atas bantuan bedah rumah saya, semoga Polri semakin jaya dan dicintai masyarakat serta selalu dalam lindungan dan diberkahi Allah" ucapnya lirih.

Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Irsan Sinuhaji, SIK, MH dalam konfirmasinya mengatakan "  Bedah rumah yang kita lakukan dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke 76 tahun 2022 ini adalah sebagai bentuk nyata perhatian Polri kepada warganya yang sangat  membutuhkan bantuan , begitu juga dengan  bantuan paket sembako yang diberikan semoga dapat bermanfaat bagi masyarakat, serta dapat mempererat keharmonisan antar Polri dengan masyarakat hingga terciptanya wilayah yang aman dan kondusif, sesuai dengan tema pada HUT Bhayangkara ke 76  tahun ini,  Polri yang Presisi mendukung pemulihan ekonomi dan reformasi struktural untuk mewujudkan Indonesia tangguh, Indonesia tumbuh,” ungkapnya.(Humas/um).

Thursday, June 23, 2022

Diskusi Awak Media Sumut Bahas Terkait Buka Tutup Gelanggang Permainan, Legal Atau Ilegalkah?


METROZ.ID , SUMUT - Diskusi beberapa tim awak media di Sumut membahas tentang usaha permainan ketangkasan mekanik dan elektronik atau yang sering di sebut Gelper  buka-tutup, adapun yang menutup usaha gelper di Provinsi Sumatera Utara adalah pihak Aparat Penegak Hukum (APH) dengan alasan yang mungkin diduga sifatnya untuk pencitraan saja atau hal yang lain, sedangkan usaha ini sudah beroperasi selama bertahun tahun lamanya legal, lancar dan Aman.(23/06/22)

Dengan buka-tutupnya Gelper karuan saja masyarakat Kota Medan, Kabupaten Deliserdang, Binjai dan Kabupaten Langkat bertanya tanya, issue miring yang berhembus di lapangan diduga penyebabnya karena adanya buka judi Kasino Besar di salah satu tempat lokasi di Kota Medan dan untuk Kabupaten Deliserdang seperti di Beringin serta pasar 7 Helvetia.

Dugaan tim ini disebabkan karena sesama bandar judi merasa ada persaingan dalam menjalankan bisnis judi haramnya dan diduga pula masing-masing untuk unjuk Gigi mendatangkan Beking dari Oknum Mabes POLRI, berakibat Gelper tutup total serta saling lapor, jika issue miring tersebut benar adanya tentu patut kita sayangkan bila melihat dari sisi para pekerja.

Diskusi Tim Awak Media di Sumut ini tergabung dalam Tim Cyber Sumut yang keberadaan anggotanya terdapat di 33 Kabupaten/Kota Provinsi Sumatera Utara dengan mentitik pointkan apa hubungan gelper dengan kasino, kan beda?, kata Joe dari Suaraglobal.id, Karena kita melihat bahwa Gelper ada izin dan membayar pajak retribusi, dan juga ada dasar hukumnya yaitu Peraturan Daerah Tentang Kepariwisataan Kota Medan, sedangkan kalau Kasino itu adalah judi yang wajib harus ditumpas habis.

Lanjut Juanda dari Garda Kamtibmas, "Kita berharap baik dari Mabes POLRI, Poldasu dan Polrestabes Kota Medan mendukung dan membantu Pemerintah daerah dalam menjaga investasi pasca Pandemi saat ini, sesuai dengan arahan Bapak KAPOLRI JENDERAL POL LISTYO SIGIT PRABOWO, atas kejadian ini kita juga berharap beliau tahu apa yang telah dilakukan anggotanya di wilayah Hukum Masing-masing khususnya Provinsi Sumatera Utara. 

"Akibat di tutupnya gelper oleh kepolisian ribuan tenaga kerja saat ini menganggur siapa yang harus bertanggung jawab, kita khawatir jika tinggi angka pengangguran akan berakibat kriminalitas juga bisa semakin meningkat", ucap Joe sebagai mantan salah satu Pengurus Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) yang pernah beliau masuki pada saat itu.

Sementara saat ini sektor pariwisata adalah salah satu Sektor unggulan di kota Medan dan Provinsi Sumatera Utara saat mulai membaik pasca Pandemi dengan dibukanya kembali beberapa tempat hiburan malam dan Fasilitas Hotel serta Apartemen Mewah di pusat Pemerintahan Provinsi Sumut, para investor sendiri yang dari Cina, Hongkong dan Singapura juga sudah banyak yang masuk ke Pusat Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara khususnya Kota Medan, saat kejadian penutupan secara mendadak tempo hari di Komplek Asia Mega Mas dan MMTC Medan oleh KAPOLDASU IRJEN POL PANCA PUTRA SIMAJUNTAK bersama Jajarannya, membuat mereka yang sering bermain Gelper merasa ketakutan dan tidak nyaman, sambung Pimred Reinhard Simanjuntak.

"Inilah salah satu penyebab kenapa di kota Medan Gelper itu ada payung hukumnya tidak seperti daerah lain, sektor ekonomi kreatif harus diimplementasikan seperti game Gelper untuk dongkrak pendapatan dari sektor pariwisatanya, jika ada penyalahgunaan ijin atau ada unsur judi, baru itu adalah ranah kepolisian", jelas Firman dari Metroz.

Beberapa Rekan Awak media pun kemudian mencoba mengkonfirmasi via HP dan WhatsApp dalam Diskusi kepada salah satu Perwira Polisi yang di Poldasu yang tidak bisa disebutkan namanya karena menyangkut kepentingan jabatan.

Menanyakannya kenapa Gelper harus ditutup dan apakah Gelper ilegal atau legal karena memiliki izin dan membayar pajak retribusi tidak menjawab dan dilihat pesan terkirim di dalam pembahasan Diskusi beberapa awak Media pada saat ini.(Joe)


TOP NEWS

TNI AL

POLITIK

OPINI

WISATA DAN KULINER

TERPOPULER

POLRI

HUKUM

HEADLINE

NASIONAL

PELABUHAN

NELAYAN

INTERNASIONAL

RAKYAT

ENTERTAIMENT

TNI - POLRI

FASHION

TNI AD

SPORT

MASYARAKAT

VAKSIN

© 2021 Metro Z | Network | All Right Reserved